Bolatimes.com - CEO Arema FC, Iwan Budianto percaya diri timnya bisa menjadi juara dalam hal kesehatan keuangan tim diantara tim peserta Liga 1 lainnya.
Kepercayaan diri IB (sapaan akrabnya -red) didasari oleh rekor Arema FC yang tidak pernah telat dalam membayar gaji pemain mereka.
Bahkan, ia berandai-andai jika di Indonesia diterapkan sistem financial fairplay (FFP) seperti yang diterapkan UEFA di Eropa, ia percaya Arema FC akan menjadi tim yang paling sehat.
''Seandainya ada ajang mencari klub dengan financial fairplay terbaik mungkin Arema juaranya, dengan anggaran yang kita buat, memaksimumkan pendapatan yang ada,'' kata Iwan Budianto dilansir Bolatimes.com dari Wearemania.net.
Pria yang juga menjabat Wakil Ketua Umum PSSI itu menjelaskan salah satu kunci kesuksesan manajemen Singo Edan dalam mengelola tim adalah kecerdasan tim dalam mengelola cashflow atau laporan keuangan yang jelas dan transparan.
Iwan juga menyebutkan ada tiga tim yang memiliki anggaran lebih besar tiga kali lipat dari Arema FC tapi berakhir dengan finis di bawah Arema FC.
Pria berusia 44 tahun itu menambahkan tim harus bisa mengatur pengeluaran belanja tim dengan berpatokan pada anggaran yang sudah ada dan jelas.
''Kalau ada pemasukan sekian dari sponsor dan tiket penonton, seharusnya tidak belanja melebihi anggaran yang ada, kalau belanja melebihi itu maka industri sepak bola tidak berjalan,'' jelasnya.
Iwan menjabarkan pemasukan terbesar Arema FC musim ini didapatkan dari sponsor dan tiket penonton, meski mereka kehilangan pendapatan dari sektor ticketing di lima laga kandang lantaran sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.
''Arema musim ini, apa yang kita dapat dari sponsor dan tiket penonton cukup untuk membiayai hidupnya selama satu musim,'' tutup Iwan Budianto.
Berita Terkait
-
Gaduh Pernyataan Erick Thohir Soal Fokus PSSI ke Timnas, Apa yang Salah?
-
Siapa Bilang PSSI Tak Peduli Sepak Bola Putri? Ini Ada Piala Pertiwi
-
Rekam Jejak Takeyuki Oya Jebolan J-League yang Ditunjuk Jadi GM Operation PT LIB
-
Pelajaran untuk PSSI! Media Eropa Semprot China yang Pecat Branko Ivankovic
-
Geliat PSIM di Bursa Transfer: Boyong Eks Dewa United dan Persita
-
Semua Pemain Persib Bandung Divaksin Jelang Musim Baru
-
Bukan Lagi Underdog! Timnas Indonesia Jadi Skuad Termahal, Korea Ketar-ketir
-
Here We Go! Akui Peran Penting Indonesia, FIFA Bangun Kantor di Jakarta
-
Sindiran Menohok Ketum PSSI-nya Vietnam kepada Jay Idzes Cs, Ada Apa?
-
Wacana 11 Pemain di Liga 1, Legenda Timnas Indonesia: Kalau Mau Bersaing Harus Gitu
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025