bolatimes.com - Pertandingan play-off peringkat ketiga Liga 2 2018 antara Persita Tangerang vs Kalteng Putra harus terhenti pada menit ke-57 akibat salah satu suporter tim turun ke lapangan di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Selasa (4/12/2018) sore WIB. Pertandingan ini memperebutkan satu tiket promosi ke Liga 1 2019.
Ratusan suporter yang mayoritas menggunakan atribut berwarna ungu merangsek masuk ke stadion setelah insiden pelanggaran Amri Alamsyah terhadap pemain Kalteng Putra. Amri Alamsyah kemudian diusir oleh wasit dengan kartu kuning kedua pada menit ke-56.
Kejadian itu menyulut emosi para suporter hingga mereka masuk ke lapangan dan mengejar wasit dan sejumlah pemain Kalteng Putra dengan membawa benda-benda tumpul seperti bambu.
Sejumlah peralatan pertandingan seperti banner iklan, bench pemain, dan bench wasit tak luput dari amukan suporter, beberapa kaca pecah di lapangan.
Pertandingan terhenti karena suporter Persita Tangerang masuk ke lapangan. pic.twitter.com/pmLizLl7lT
— Lanesra (@rizkaart) December 4, 2018
Pemain Persita Tangerang tak mampu menghalang ratusan suporter yang masuk ke dalam lapangan. Hingga menit ke-57 Kalteng Putra unggul 2-0, gol dicetak oleh Maulana (12') dan I Made Wirahadi (19').
Tag
Terpopuler
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
-
6 Tips Agar Perjalanan Mudik Lebih Nyaman saat Naik Pesawat
-
Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus