bolatimes.com - Jelang laga menghadapi Persebaya Surabaya, pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy mengungkap alasan yang membuatnya gagal merekrut top skor sementara Liga 1 2018, David da Silva yang saat ini jadi ujung tombak skuat Bajul Ijo.
Seperti dilansir dari emosijiwaku.com, mantan pelatih Timnas Filipina itu menjelaskan penyebab Bhayangkara FC mendepak David da Silva di awal musim lantaran penyerang asal Brasil itu gagal mendapat kontrak dan justru bergabung dengan Persebaya.
Simon pun menjelaskan jika secara personal tak memiliki masalah dengan David da Silva. Ia bahkan memuji performa David selama tampil untuk Persebaya.
''David bermain hanya 20 kali dan absen 11 kali, bayangkan jika dia bermain di seluruh pertandingan Persebaya. David orang yang baik keluarganya juga baik, dia striker bagus, semua pemain juga menyukai dia,'' ungkap Simon.
''Tapi waktu itu ada beberapa alasan yang membuat Bhayangkara FC tidak bisa menerima David dan saya bilang ke dia pasti David dapat klub yang cocok untuk dirinya,'' tambah pelatih asal Skotlandia itu.
Ya, David akhirnya benar-benar mendapat klub yang cocok. Bersama Persebaya musim ini David telah mencetak 20 gol hanya dari 20 pertandingan bersama Persebaya. Catatan 20 gol membuat David kini memimpin daftar top skor sementara Liga 1 sampai pekan ke-31.
Petang ini, Senin (26/11/2018), Simon akan bertemu mantan pemainnya tersebut di Stadion Gelora Bung Tomo dalam lanjutan Liga 1 pekan ke-32. Namun, ia tetap senang David bisa menunjukkan kemampuan di tim barunya.
''Saya senang David bisa mendapatkan apa yang sudah dia dapat saat ini,'' tandas pelatih yang pernah menangani Mitra Kukar dan Pelita Bandung Raya itu.
Tag
Terpopuler
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
-
6 Tips Agar Perjalanan Mudik Lebih Nyaman saat Naik Pesawat
-
Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus