hitekno.com - Dianggap sebagai orang yang menyebut empat penggawa Maung Bandung terlibat pengaturan skor di laga kontra PSMS Medan, pelatih kepala Persib Bandung, Mario Gomez membantah.
Isu tersebut beredar kencang di media sosial setelah seorang netizen dengan akun @rahyantaswin menyebarkan sebuah screenshot percakapan yang menceritakan adanya ketegangan di ruang ganti Persib usai dikalahkan PSMS Medan.
Empat pemain yang dituding menerima suap dan menyebabkan kekalahan Persib 0-1 di laga tersebut adalah Supardi Nasir, Ardi Idrus, Ghozali Siregar dan Eka Ramdani. Buntut dari masalah tersebut, sejumlah pemain pilar pun ditepikan Gomez di laga kontra PSIS Semarang, Minggu (18/11/2018). Diantaranya Supardi dan Ardi. Sedangkan Febri Hariyadi tidak diturunkan karena tengah sibuk bersama timnas Indonesia di Piala AFF 2018.
Di laga tersebut, PSIS membantai Persib Bandung dengan tiga gol tanpa balas.
Bantah telah menuding pemain, Gomez menegaskan jika urusan dimainkan atau tidaknya seorang pemain ditentukan oleh performa pemain yang bersangkutan.
"Tidak. Masalah pemain (dimainkan atau tidak) ditentukan dari bermain bagus atau jelek, itu saja. Mereka manusia, kadang bermain bagus tapi bisa juga bermain buruk," kata Gomez di Bandung, Jawa Barat, Senin (19/11/2018).
Berita ini sudah dimuat di suara.com
Terpopuler
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
Terkini
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia