hitekno.com - Akhir pekan nanti bakal menjadi laga hidup mati bagi Timnas Indonesia. Melawat ke Stadion Rajamangala, suka tidak suka, mau tidak mau skuat Garuda harus mampu mencuri kemenangan untuk menjaga asa ke babak semifinal Piala AFF 2018.
Thailand memang bukan lawan yang mudah. Melihat dari rekor pertemuan dan kualitas, skuat Gajah Perang lumrah diunggulkan. Tetapi, kemampuan anak asuhan Bima Sakti juga tak boleh diabaikan. Apalagi mereka kini datangn ke Rajamangala dengan energi positif usai sukses comeback dengan memetik kemenangan saat menjamu Timor Leste akhir pekan lalu.
Bicara soal kekuatan, Thailand saat ini memang tak diperkuat pemain-pemain besar seperti Teerasil Dangda atau Chanatip Sonkham. Walau begitu, mereka masih memiliki sederet pemain berbahaya yang pastinya patut diwaspadai. Ini tiga di antaranya:
Supachai Jaided
Statusnya memang sebagai pemain pengganti kala melakoni laga perdana Piala AFF 2018 lalu ketika menghadapi Timor Leste. Tetapi pemain Buriram United ini justru merupakan salah satu senjata rahasia yang dimiliki Thailand.
Jaided bisa disebut sama bahayanya dengan striker andalan Thailand yang untuk sementara kini tercatat sebagai top skor Piala AFF 2018, Adisak Kraisorn. Ia bahkan turut menyumbang sebiji gol ke gawang Timor Leste saat baru empat menit masuk menggantikan Kraisorn.
Walau usianya masih terbilang muda yakni 19 tahun, tetapi Jaided sudah kenyang pengalaman. Ia sudah terlibat di Timnas Thailand sejak U-19, U-21 hingga U-23.
Terakhir kala membela Timnas Thailand U-23 di ajang Asian Games, Jaided yang turun sebagai pemain pengganti menjadi pemecah kebuntuan sekaligus menyelamatkan Thailand dari kekalahan atas Qatar. Assistnya berhasil dikonversi gol oleh rekannya Tanasith hingga akhirnya mengubah skor imbang jadi 1-1 hingga bubaran.
Hingga saat ini, Jaided sudah mengoleksi sebanyak 8 gol untuk Timnas Thailand di semua level umur. Sedangkan untuk Buriram musim ini ia sudah mengantongi dua gol dari 30 laga.
Sanrawat Dechmitr
Pemain selanjutnya yang tak kalah berbahaya yakni Sanrawat Dechmitr. Pemain Bangkok FC ini didapuk menjadi Man of the Match pada laga perdana Piala AFF 2018 kala membantai Timor Leste.
Sebagai seorang gelandang, Dechmitr menjadi ruh permainan Thailand yang trengginas kala menghadapi Timor Leste lalu. Enam gol yang tercipta dari kaki Adisak Kraisorn tak bisa lepas dari perannya di lapangan.
Seperti dikutip dari foxsportsasia, permainan indah yang ditunjukkan Thailand kala mempermalukan Timor Leste dengan tujuh gol tanpa balas sedikit banyak berasal dari jasanya yang bermain sangat apik dalam membongkar pertahanan lawan.
Adisak Kraisorn
Ujung tombak Timnas Thailand ini memang tengah on fire. Dipercaya Milovan Rajevac menggantikan posisi yang ditinggalkan Teerasil Dangda, Kraisorn menjelma jadi bomber mematikan.
Double hat-trick yang dicetaknya kala melumat Timor Leste jadi buktinya. Ia kini menempati top skor sementara Piala AFF 2018 dengan torehan enam gol.
Keberhasilannya mencetak enam gol ke gawang Timor Leste menjadi comebacknya setelah sempat mengalami cedera panjang dua musim terakhir.
Jelang laga Indonesia nanti, kemungkinan besar Kraisorn tetap bakal jadi andalan di lini depan. Apalagi pemain berusia 27 tahun itu memiliki pengalaman banyak menghadapi laga sengit seperti menghadapi Indonesia.
Bersama Timnas Thailand, Kraisorn turut mempersembahkan medali emas Sea Games 2013. Ia juga terlibat bersama skuat Gajah Perang di Piala AFF 2014. Sementara di level domestik, bersama Buriram United ia turut mempersembahkan gelar Liga Thailand sebanyak tiga kali yakni edisi 2011, 2013 serta 2014.
Terpopuler
-
Asal-Usul Tenis Lapangan, Sejaran dan Perkembangannya hingga Sampai di Indonesia
-
Local Media Community: Masukan untuk Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
Roberto Mancini Targetkan Dua Trofi Juara untuk Timnas Italia
-
Mengintip Kekuatan Skuat Timor Leste Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus