hitekno.com - Kesuksesan Timnas Indonesia U-16 meraih kampium AFF U-16 2018 menjadi kado istimewa bagi sepakbola nasional sekaligus momentum indah di peringatan hari kemerdekaan Indonesia yang jatuh pada Jumat (17/8/2018) ini.
Bicara soal sepakbola, ternyata sebelum menjadi negara yang berdaulat seperti sekarang Indonesia sudah memiliki timnas.
Pada 1938, Indonesia memiliki timnas yang kala itu masih bernama Hindia Belanda. Tim ini merupakan skuat bentukan NIVU (Federasi sepakbola buatan Belanda di Indonesia).
Bahkan timnas Hindia Belanda adalah wakil Asia di Piala Dunia 1938 yang saat itu dihelat di Prancis. Sayangnya, mereka tak bisa berbuat banyak di Piala Dunia 1938 setelah dikandaskan Hungaria dengan skor telak 6-0.
Kala itu, tim Hindia Belanda diperkuat oleh Mo Heng Tan (Kiper), lalu di posisi bek ada Frans Hu Kon dan Jack Samuels. Di posisi tengah ada Achmad Nawir sebagai kapten tim, dibantu Frans Meeng dan Sutan Anwar.
Sementara lini depan Hindia Belanda diisi oleh The Hong Djien, Isaak Pattiwael, Hans Taihuttu, Suvarte Soedarmadji dan Henk Zomers.
Dulu skuat Hindia Belanda dilatih oleh Johannes Mstenbroek, orang asal Belanda yang sekaligus mengetuai Nederlandsch-Indischie Voetball Unie (Asosiasi Sepakbola Hindia Belanda).
Kapten Achmad Nawir sempat mencuri perhatian dengan penampilannya yang terbilang nyentrik. Pasalnya, saat itu dirinya adalah satu pemain sepakbola yang memakai kacamata.
Namun, penggunaan kacamata itu sendiri terbilang wajar untuk Nawir lantaran dirinya adalah pemain bola yang bergelar doktor atau lulusan S3.
Tim Hindia Belanda sempat menjadi perdebatan apakah benar-benar timnas Indonesia atau bukan karena dulunya bentukan Belanda. Tetapi FIFA selaku induk sepakbola dunia telah menyebutkan Indonesia adalah negara Asia pertama yang tampil di Piala Dunia, hal ini berarti FIFA menyebut tim Hindia Belanda adalah timnas Indonesia.
Berikut daftar pemain timnas Indonesia sebelum merdeka:
Pelatih: Johannes Mastenbroek (Belanda)
Kiper: Tan "Bing" Mo Heng (HCTNH Malang), Jack Samuels (Hercules Batavia)
Belakang: Dorst, J. Harting Houdt Braaf Stand (HBS Soerabaja), Frans G. Hu Kon (Sparta Bandung), Teilherber (Djocoja Djogjakarta)
Tengah: G.H.V.L. Faulhaber (Djocoja Djogjakarta), Frans Alfred Meeng (SVBB Batavia), Achmad Nawir (HBS Soerabaja), Anwar Sutan (VIOS Batavia), G. van den Burgh (SVV Semarang)
Depan: Tan Hong Djien (Tiong Hoa Soerabaja), Tan See Han (HBS Soerabaja), Isaac "Tjaak" Pattiwael (VV Jong Ambon Tjimahi), Suvarte Soedarmadji (HBS Soerabaja), M.J. Hans Taihuttu Voetbal Vereniging (VV Jong Ambon Tjimahi), R. Telwe (HBS Soerabaja), Herman Zomers (Hercules Batavia).
Tag
Terpopuler
-
Roberto Mancini Targetkan Dua Trofi Juara untuk Timnas Italia
-
Mengintip Kekuatan Skuat Timor Leste Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus