Bolatimes.com - Gelandang Timnas Indonesia, Evan Dimas Darmono, merupakan salah satu talenta Tanah Air yang berkarier di luar Indonesia. Ia bermain untuk Selangor FA di Liga Super Malaysia.
Jika sebelumnya ia bisa menikmati Ramadan di Indonesia dengan keluarga atau kerabat terdekat, kali ini berbeda.
Di Malaysia, Evan Dimas mengaku merasakan pengalaman baru menjalankan ibadah puasa di negeri orang untuk kali pertama, termasuk harus sahur seorang diri.
Sumber: Instagram/@faselangormy.
Ia pun tak terlalu mempermasalahkan, justru pemuda 23 tahun itu bersyukur dengan pengalaman barunya tersebut.
“Saya bersyukur mendapat pengalaman berpuasa sebagai seorang perantauan. Saya hanya bersahur sendirian. Mungkin setelah ini saya akan mendapat peluang bersahur bersama rekan satu tim jika kami menjalani laga tandang,” ujar Evan Dimas dikutip Bolatimes.com dari Berita Harian.
Namun, untuk bertanding pada bulan Ramadan bukan hal yang baru bagi mantan pemain Bhayangkara FC itu. Pasalnya, ketika ia masih bermain di Indonesia musim lalu, kompetisi tetap berlangsung.
Dengan modal tersebut, Evan tak ragu untuk tetap memberikan permainan terbaiknya untuk klub yang kini bertengger di posisi delapan klasemen sementara itu.
Performa Evan Dimas di Liga Malaysia
Evan bisa dikatakan mampu menunjukan kemampuannya di Liga Super Malaysia. Bersama Selangor FA, ia merupakan gelandang yang selalu menjadi andalan.
Buktinya, dari 10 laga yang dilakoni Selangor FA, Evan turun sebanyak delapan kali. Jumlah tersebut sama dengan Saiful Ridzuan dan yang paling banyak dari gelandang lainnya.
Evan juga telah menyumbang satu gol saat Selangor FA menang 3-1 atas Terengganu FA pada putaran ketiga Piala FA Malaysia di Stadium Sultan Ismail Nasiruddin Shah, Jumat (16/3/2018).
Evan tak sendiri di Malaysia
Sebagai pesepak bola perantau dari Indonesia di Malaysia, Evan Dimas tak sendiri. Di Selangor FA ada rekannya saat di Bhayangkara FC dan Timnas Indonesia, Ilham Udin Armayn. Keduanya diboyong secara bersamaan pada awal musim lalu.
Evan Dimas (kiri) dan Ilham Udin Armayn (kanan). Sumber: Instagram/@evhandimas.
Selain itu, di Malaysia juga ada senior mereka, Andik Vermansah. Namun, Andik bermain untuk klub lainnya, Kedah FA.
Kendati demikian, Andik bukan wajah asing bagi warga Selangor. Pemain 26 tahun yang terkenal dengan kelincahannya itu sempat bermain untuk Selangor FA selama lima musim, terhitung sejak 2013 hingga 2017.
Bolatimes.com/Irwan Febri Rialdi
Berita Terkait
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Timnas Indonesia U-17 Siap Uji Nyali di Medan! Nova Arianto: Kami Sangat Butuh
-
Serie A Pangkas Gaji 25% Saat Degradasi: Nasib Jay Idzes di Venezia Terancam?
-
Timnas Indonesia U-17 Menuju Qatar: Piala Kemerdekaan 2025 Jadi Panggung untuk Eizar Jacob Cs
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kebijakan Kontroversial FC Twente: Masa Depan Mees Hilgers Jadi Sorotan!
-
Masa Depan Jay Idzes Tergantung Kerja Davide Vagnati, Siapa Dia?
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025