hitekno.com - Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, mengungkapkan rasa bangga setelah timnya melaju ke final Piala Dunia Antarklub 2025 usai mengalahkan Fluminense dengan skor 2-0 di MetLife Stadium, New Jersey, Selasa (8/7) waktu setempat.
Dua gol indah dari Joao Pedro, rekrutan anyar The Blues, menjadi pembeda pada laga tersebut.
Lolos ke final Piala Dunia Antarklub 2025, The Blues pun mengantongi uang 80 juta poundsterling atau setara Rp1 triliun.
Mendapatkan uang sebanyak itu, pelatih Enzo Maresca berkelakar bahwa hadiah sebesar itu bukan untuk dirinya.
“Itu bukan untuk saya," ucap Maresca sambil tertawa seperti dikutip dari Football London.
“Kami sangat bahagia dan bangga bisa bermain di final hari Minggu nanti. Ini adalah Piala Dunia Antarklub, tempat berkumpulnya klub-klub terbaik di dunia. Bisa berada di sana adalah kehormatan besar bagi kami,” sambung Maresca.
Secara khusus Maresca pun berikan pujian kepada rekrutan anyar Chelsea, Joao Pedro yang tunjukkan kualitasnya meski menghadapi mantan klub.
“Kami tahu Joao adalah pemain yang sangat bagus dan masih bisa berkembang. Hari ini ia menunjukkan kualitasnya. Dia juga lebih segar karena baru saja kembali dari liburan, jadi itu membantu. Tapi secara keseluruhan, saya senang untuk Joao.” tegasnya.
Kontributor: M.Faqih
Terpopuler
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
Terkini
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
-
Mengintip Kekuatan Skuat Timor Leste Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Kapan Piala Super Eropa 2025? PSG Bidik Trofi Pertama, Tottenham Siap Bikin Kejutan
-
Pemain Keturunan Indonesia Debut Bersama Ajax, Legenda Belanda Ini Dongkol
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert