hitekno.com - Perkembangan industri sepak bola Eropa jadi yang tersukses di dunia. Klub-klub secara finansial sangat kuat dan sukses meraih gelar juara, seperti yang dirasakan oleh PSG musim ini.
Para miliarder dari seluruh penjuru dunia berlomba-lomba untuk melakukan investasi di sejumlah klub Eropa.
Bahkan ada sejumlah klub yang sebenarnya dikuasai dan dimiliki oleh satu negara, meski dari tampak luar dikelola oleh pihak swasta.
Selain PSG, ada 4 klub raksasa Eropa yang dikuasai oleh 1 negara, berikut ulasannya:
Klub raksasa Liga Rusia ini seperti dikutip dari en.fc-zenit.ru mayoritas sahamnya dimiliki oleh perusahaan gas terbesar Rusia, Gazprom.
Gazprom sendiri ternyata mayoritas sahamnya justru dimiliki oleh pemerintah Rusia.
Kabar teranyar menyebut klub ini mendapat subsidi besar dari Gazprom. Zenit mendapat suntikan dana sebesar 100 juta dollar plus renovasi stadion mereka, Krestovsky Stadium.
Pemerintah Rusia tidak hanya memiliki Zenit, seperti dikutip dari theguardian.com, CSKA awal berdirinya dibentuk oleh militer Uni Soviet pada 1911.
Usut punya usut CSKA sampai detik ini pun masih di bawah kendali Kementerian Pertahanan Rusia.
Meski sosok Roman Abramovich menjadi sosok kunci bagi klub ini agar terkesan lebih profesional dengan dimiliki oleh pihak swasta.
Beijing Guoan
Dalam lima tahun terakhir ini sepakbola China alami kemajuan yang sangat signifikan.
Klub-klub di Liga Super China mampu mendatangkan pemain top Eropa. Ternyata hal ini juga berkat campur tangan pemerintah China secara tidak langsung.
Pemerintah China sendiri mayoritas sahamya dimiliki oleh Citic Investment Group.
Citic Investment Group sendiri ternyata dimiliki oleh pemerintah China. Perusahaan ini juga memiliki saham 14 persen di klub raksasa Liga Inggris, Manchester City.
PSG
Klub Ligue 1 ini awalnya klub yang biasa-biasa saja. Medio 2011, klub ini menjelma jadi raksasa setelah kedatangan investor dari Qatar.
Ialah Qatar Invesment Authority yang menggelontorkan dana sebesar 80 juta euro di tahun awal investasi mereka.
Siapa Qatar Invesment Authority? Mereka ada konsorsium milioner dan para pejabata di pemerintahan Qatar.
Perusahaan ini sendiri dimiliki oleh Sheikh Tamim Bin Hamad Al Thani yang juga menjabat sebagai Emir Qatar.
Di musim ini, investasi dari Emir Qatar ini pada akhirnya membuahkan hasil. PSG sukses meraih gelar Liga Champions 2024/2025.
Manchester City
Manchester City pada 2007 sempat dimiliki mantan PM Thailand, Thaksin Shinawatra. Sayangnya dua tahun kemudian, Thaksin menjual saham mayoritasnya ke Abu Dhabi United Group.
Seperti yang kita tahu Abu Dhabi United Group dimiliki oleh milioner UEA bernama Mansour bin Zayed Al Nahyan.
Mansour sendiri merupakan keluarga terdekat dari klan Al Nahyan, penguasa UEA sejak 1973. Mansour sendiri memiliki saudara kandung, Mohammed bin Zayed Al Nahyan, seorang pejabat militer ternama UEA.
Kontributor: M.Faqih
Terpopuler
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
Terkini
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
-
Mengintip Kekuatan Skuat Timor Leste Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Kapan Piala Super Eropa 2025? PSG Bidik Trofi Pertama, Tottenham Siap Bikin Kejutan
-
Pemain Keturunan Indonesia Debut Bersama Ajax, Legenda Belanda Ini Dongkol
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert