bolatimes.com - Thailand harus gigit jari imbas setelah ribut dengan timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2023. Tim Gajah Perang muda belum mendapatkan bonus.
Sebagaimana diketahui, timnas Indonesia U-22 berjumpa Thailand di babak final SEA Games 2023. Kala itu, skuad asuhan Indra Sjafri berhasil menang dengan skor 5-2 di babak extra time.
Meski begitu, final SEA Games 2023 ini menjadi sorotan. Pasalnya terjadi keributan antara timnas Indonesia U-22 dan Thailand.
Imbas keributan tersebut, ternyata Thailand harus gigit jari. Walau mendapatkan medali perak, Airfan Doloh cs belum mendapatkan bonus dari SEA Games 2023.
"Dalam hadiah uang tim sepak bola putra, penyerahannya harus ditunda karena masalah keributan yang muncul pada final dengan Indonesia," ucap Gubernur SAT kongsak Yodmanee dinukil dari SMM Sport, Kamis (6/7/2023).
"Harus saya akui bahwa itu adalah hal yang menodai citra industri olahraga Thailand. SAT meminta surat klarifikasi kepada Asosiasi Sepak Bola Thailand atas peristiwa tersebut, tapi masih belum mendapatkan balasan," imbuhnya.
SAT sendiri melakukan investigasi terkait keributan tersebut untuk mencari siapa saja yang terlibat dalam keributan. Mereka pun tetap akan memberikan bonus yang tidak ikut terlibat.
Terpopuler
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
-
6 Tips Agar Perjalanan Mudik Lebih Nyaman saat Naik Pesawat
-
Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
Terkini
-
Kapan Piala Super Eropa 2025? PSG Bidik Trofi Pertama, Tottenham Siap Bikin Kejutan
-
Pemain Keturunan Indonesia Debut Bersama Ajax, Legenda Belanda Ini Dongkol
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Demi Uang Rp1 Triliun, Darwin Nunez Hijrah ke Arab Saudi
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan