Bolatimes.com - Pemain Timnas Indonesia, Pratama Arhan mengeluarkan skill lemparan maut saat membela Tokyo Verdy. Ia mengungkapkan alasan kenapa mengeluarkan skill lemparan maut tersebut.
Pratama Arhan dipercaya pelatih untuk tampil di menit awal pada pertandingan yang mempertemukan Tokyo Verdy dengan Gunma di Piala Kaisar, Rabu (7/6/2023).
Kesempatan ini pun langsung dimanfaatkan Arhan sebaik mungkin. Dan terbukti, kepercayaan pelatih tersebut membuahkan hasil.
Pratama Arhan menjadi pahlawan Tokyo verdy usai menciptakan peluang yang berbuah gol melalui skill lemparan maut yang dimilikinya.
Lemparan maut Pratama Arhan di menit ke-44 membuat Tokyo Verdy berhasil menyamakan kedudukan. Dan di akhir laga, Tokyo Verdy menang 2-1 atas Gunma lewat gol bunuh diri.
Banyak pujian datang menghampiri Pratama Arhan usai laga tersebut. Hal ini lantaran lemparan mautnya yang membuat takjub beberapa penonton.
Pratama Arhan sendiri memiliki alasan kenapa mengeluarkan skill lemparan mautnya tersebut saat Tokyo Verdy berjumpa dengan Gunma.
"Kelebihan saya di situ (lemparan maut). jadi saya keluarin semua kelebihan, kemampuan saya membantu tim untuk menang," ujar Pratama Arhan dilansir dari Twitter @TokyoVerdySTAFF.
"Kita juga sudah latihan long throw terus kami manfaaatkan. Dan akhirnya kami cetak gol," tambahnya.
Tak lupa, ia mengucapkan banyak terima kasih kepada para suporter yang telah mendukungnya selama ini.
Ia meminta doa dan dukungannya untuk Tokyo Verdy agar bisa lebih baik lagi.
"Saya terima kasih banyak sudah disupport dukungannya, dan doanya karena tim saya meraih hasil yang baik dan lolos ke tahap berikutnya. Semoga ke depannya saya dan Tokyo Verdy bisa lebih baik lagi mainnya," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Timnas Indonesia U-17 Siap Uji Nyali di Medan! Nova Arianto: Kami Sangat Butuh
-
Serie A Pangkas Gaji 25% Saat Degradasi: Nasib Jay Idzes di Venezia Terancam?
-
Timnas Indonesia U-17 Menuju Qatar: Piala Kemerdekaan 2025 Jadi Panggung untuk Eizar Jacob Cs
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kebijakan Kontroversial FC Twente: Masa Depan Mees Hilgers Jadi Sorotan!
-
Masa Depan Jay Idzes Tergantung Kerja Davide Vagnati, Siapa Dia?
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang