hitekno.com - Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, tentu saja wajib mewaspadai Timnas Lebanon U-22 yang kini berada di bawah asuhan pelatih barunya, Miguel Moreira, jelang laga uji coba antara kedua tim.
Menurut rencana, Indra Sjafri dan Miguel Moreira bakal beradu strategi saat Timnas Indonesia U-22 dan Lebanon U-22 menggelar laga latih tanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.
Miguel Moreira pun merasa sangat terhormat karena timnya bisa mendapatkan kesempatan untuk beruji coba melawan Timnas Indonesia U-22.
"Suatu kehormatan besar bagi saya, terutama untuk berada di sini, berada di Indonesia, di negara yang indah ini," kata Moreira dalam konferensi pers sehari jelang pertandingan, Kamis (13/4/2023).
Dia memastikan, Timnas Lebanon U-22 sudah siap menghadapi laga uji coba melawan Timnas Indonesia U-22 ini untuk menghadapi kejuaraan yang akan datang, yakni Piala Asia Barat U-23.
"Kami memulai persiapan kurang lebih sejak sebulan lalu, karena saya pelatih baru di Lebanon, yang mana butuh dua tiga minggu training camp untuk bekerja bersama dan mempersiapkan kompetisi selanjutnya, Piala Asia Barat," ujarnya..
Jika merujuk pada latar belakangnya, Miguel Moreira merupakan pelatih sepak bola yang berasal dari Portugal. Dia tercatat lahir di Porto pada 6 Oktober 1984. Artinya, usianya memang masih terhitung muda karena baru menginjak 38 tahun.
Sebagai informasi, kiprah kepelatihan Miguel Moreira sudah dimulai sejak tahun 2010. Pertama kali, dia bertugas sebagai pelatih Sousense U-19.
Setelah itu, kiprahnya berlanjut sebagai asisten pelatih di akademi Sporting Youth. Kemudian, ia sempat pindah ke Oliveirense sebagai pelatih fisik dan kebugaran.
Baca Juga
Selanjutnya, tugasnya berlanjut ketika menjadi asisten pelatih di klub Gli Vicente (2013-2015), Sporting B (2014-2016), hingga Freamunde (2016-2017).
Setelah itu, dia jadi pelatih kepala Pacos F U-19 (2017-2018), asisten pelatih Unao Madeira (2017-2018), dan asisten pelatih Famalicao U-23 (2019-2020).
Kiprah Miguel Moreira sebagai pelatih kepala memang masih terhitung baru. Sebab, pada medio 2020-2021 saja, dia masih menjadi asisten pelatih Vasco da Gama, klub kompetisi kasta tertinggi di Liga Brasil.
Selanjutnya, dia mendapat tanggung jawab menjadi Direktur Teknik FC Pacos de Ferreira, klub kasta tertinggi Liga Portugal selama periode separuh awal tahun 2021.
Dia kemudian sempat menjabat sebagai pelatih kepala Riterai dan Suduva sebelum akhirnya ditunjuk Federasi Sepak Bola Lebanon untuk menangani Timnas U-23 pada awal Maret 2023.
Itulah sebabnya, kiprah pelatih berlisensi UEFA Pro ini masih belum teruji bersama Timnas Lebanon U-23. Namun, kiprahnya selama ini memang sudah membuktikan bahwa ia punya pengalaman.
Terpopuler
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
Terkini
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
-
Mengintip Kekuatan Skuat Timor Leste Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Kapan Piala Super Eropa 2025? PSG Bidik Trofi Pertama, Tottenham Siap Bikin Kejutan
-
Pemain Keturunan Indonesia Debut Bersama Ajax, Legenda Belanda Ini Dongkol
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert