bolatimes.com - Laga Qatar vs Ekuador panen kritikan di media sosial. Pasalnya, pertandingan tersebut diklaim jadi laga pembuka Piala Dunia terburuk sepanjang sejarah.
Dalam laga pembuka Grup A Piala Dunia 2022 di Stadion Al-Bayt, Al-Khor, Minggu (20/11/2022) malam WIB, Qatar sebagai tuan rumah tumbang lawan Ekuador dengan skor 0-2. Ada Enner Valencia yang cetak brace untuk kemenangan Ekuador.
Dari segi permainan, partai ini relatif membosankan dengan tuan rumah hanya mencatatkan lima percobaan tembakan dan nihil tembakan tepat sasaran. Sementara Ekuador hanya mencatakan enam tembakan dengan tiga yang on target, itu pun satu lewat titik putih.
Menurut data Opta, dengan hanya total 11 percobaan tembakan dari kedua tim, ini jadi pertandingan dengan jumlah shots paling tersedikit dalam sejarah penyelenggaraan Piala Dunia sejak edisi 1966 silam.
Selain itu, Qatar juga pecahkan rekor terburuk selama 92 tahun. Mereka jadi tuan rumah pertama yang kalah di pertandingan pembuka Piala Dunia.
Dalam 92 tahun sejarah Piala Dunia tuan rumah tak pernah bisa dikalahkan dalam laga pembuka, masing-masing 16 kali menang dan enam kali berakhir seri. Rekor itu tercoremg usai Qatar kalah dari Ekuador.
Di Grup A ini, Timnas Qatar selanjutnya akan menghadapi Senegal pada 25 November, sementara Ekuador menghadapi Belanda di hari yang sama.
Terpopuler
-
Penyelamatan Gemilang Maarten Paes Raih Pujian dari Ajax Amsterdam
-
Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
Terkini
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
-
Mengintip Kekuatan Skuat Timor Leste Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Kapan Piala Super Eropa 2025? PSG Bidik Trofi Pertama, Tottenham Siap Bikin Kejutan
-
Pemain Keturunan Indonesia Debut Bersama Ajax, Legenda Belanda Ini Dongkol
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert