Sabtu, 04 Februari 2023
Husna Rahmayunita : Rabu, 09 November 2022 | 17:00 WIB

Aktifkan Notifikasimu

Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.

Bolatimes.com - Sosok wonderkid AS Roma Cristian Volpato tengah jadi perbincangan hangat setelah dikabarkan menolak panggilan Timnas Australia untuk tampil Piala Dunia 2022.

Pasalnya, kesempatan bermain di Piala Dunia tak datang setiap tahun. Ajang ini sendiri berlangsung selama empat tahun sekali saja.

Namun iming-iming bermain di Piala Dunia nyatanya tak cukup untuk menggoda pemain agar mau membela suatu negara. Salah satu contohnya adalah Cristian Volpato dan Australia.

Cristian Volpato rela menolak panggilan Timnas Australia untuk berlaga di Piala Dunia 2022 hanya karena dirinya ingin menembus Timnas Italia yang tak lolos ke ajang ini.

Dikutip dari Football Italia, pemain yang baru berusia 18 tahun itu mendapat panggilan dari Graham Arnold selaku pelatih Timnas Australia untuk Piala Dunia 2022 nanti.

Namun Volpato memilih jalan terjal untuk menembus Timnas Italia yang tak bermain di Piala Dunia 2022 dan bermaterikan pemain-pemain bintang.

“Hingga jam 11 malam, saya mencoba untuk membujuk Volpato. Saya membujuknya tiga kali. Dan saya telah berbicara dengannya di waktu sebelumnya. Kemarin, saya katakan ia merupakan salah satu dari 26 pemain yang dibawa ke Piala Dunia,” ujar Graham Arnold.

“Dia (Volpato) berkata pada saya untuk memikirkan itu dan berbicara kepada orang terdekatnya. Dia kemudian menolak ajakan saya,” lanjut Graham Arnold dikutip dari Football Italia.

Penolakan yang diberikan Volpato untuk tampil di Piala Dunia 2022 pun membuat banyak orang terkejut. Sebab, jarang pemain yang masih remaja bisa mendapat kesempatan untuk tampil di ajang ini.

Profil Cristian Volpato

Cristian Volpato merupakan pemain muda milik AS Roma yang lahir di Australia, tepatnya di Camperdown, New South Wales, pada 15 November 2003.

Ia sendiri lahir dan tumbuh di Australia, termasuk dalam urusan sepak bola. Diketahui, ia memulai karier di sebuah klub lokal di Abbotsford.

Karena bakatnya itu, ia kemudian bergabung AC Milan Soccer School dan berlanjut ke Sydney FC, dan kemudian menimba ilmu di Western Sydney Wanderers.

Dari klub terakhir lah bakatnya kemudian dilirik AS Roma pada Januari 2020, di mana ia diboyong dengan memakan dana 116 ribu euro atau setara Rp1,8 miliar dengan kurs saat ini.

Pada bulan-bulan pertamanya di AS Roma, Volpato mampu menunjukkan kapasitasnya sehingga klub ibu kota Italia itu berani memberikan kontrak berdurasi tiga tahun.

Dari kontrak baru inilah, Volpato pun kemudian bergabung agensi milik Francesco Totti, legenda AS Roma, di mana ia memakai nomor peninggalannya di akademi, yakni nomor10.

Hanya setahun di akademi AS Roma, penampilan Volpato dirasa memuaskan dan membuat AS Roma mengganjarnya dengan kontrak profesional selama tiga tahun hingga 2024.

Tak butuh waktu lama, Volpato pun mendapat kesempatan untuk debut di tim utama AS Roma, di mana ia tampil kala AS Roma kalah 0-3 dari Inter Milan pada Desember 2021.

Adapun gol pertamanya untuk AS Roma baru tiba tiga bulan berselang, saat AS Roma bermain imbang 2-2 melawan Hellas Verona.

Hingga artikel ini dibuat, Volpato telah tampil sebanyak 8 kali bagi AS Roma di segala ajang, dengan sumbangan 2 gol dan 1 assist.

Catatan inilah yang kemudian membuat Graham Arnold selaku pelatih Timnas Australia memanggilnya untuk Piala Dunia 2022.

Namun, Volpato memilih menolak ajakan tersebut. Beredar rumor ia ingin membela Timnas Italia di kemudian hari.

Keinginan ini berangkat dari fakta bahwa dirinya telah tampil bagi Italia di level kelompok umur, yakni tim U-19 dan tim U-20 Gli Azzurri.

Kontributor: Felix Indrajaya

BACA SELANJUTNYA

Langganan Bikin Gol, Berikut 4 Pemain yang Tampil Gacor usai Piala Dunia 2022