bolatimes.com - Pelatih Timnas Laos U-23, Michael Weiss menuai perhatian karena pernyatannya yang memprotes wasit saat laga kontra Thailand di semifinal Piala AFF U-23 2022.
Pada laga yang digelar Kamis (24/2/2022), Laos kalah 0-2 dari Thailand. Menurut Weiss, wasit memberikan keputusan janggal.
Ia menyoroti dua keputusan Yudi Nurcahya, wasit asal Indonesia yang didapuk menjadi pengadil utama lapangan.
Disebutkan, Yudi memberikan penalti pada menit ke-51 yang membuat Thailand unggul 2-0. Sedangkan, Laos tak diberikan penalti beberapa menit kemudian ketika ada pelanggaran.
Ini yang kemudian membuat Weiss merasa timnya telah dirugikan. Menurutnya, andai Laos diberikan penalti, maka timnya berpeluang untuk menyamakan kedudukan.
"Saya tidak mengerti mengapa wasit membuat keputusan seperti itu. Situasi di mana pemain Thailand jatuh di area penalti di awal babak kedua tidak sensitif, itu jelas bukan pelanggaran bek Laos," ujar Weiss seperti dikutip dari Zingnews, Sabtu (26/2).
"Pemain Thailand ilangsung berlari ke arah gawang. Pemain itu lalu terjatuh, sama sekali tanpa benturan apapun dari bek Laos. Wasit benar-benar bermasalah," imbuhnya.
Kendati begitu, ia enggan untuk mengulik lebih jauh kejanggalan di balik kekalahan Laos ini. Meski sempat protes, ia legowo Thailand menang.
Juru taktik asal Jerman itu menyadari timnya juga memiliki kekurangan. Baginya, keputusan wasit yang dinilai bermasalah bak menjadi hadiah bagi Thailand hingga berhasil lolos ke final.
"Kesalahan penjaga gawang dan keputusan wasit adalah dua hadiah untuk Thailand," ungkapnya.
"Kasus Covid-19 juga membuat Laos U-23 tidak mendapatkan servis dari beberapa pemain bagus. Pokoknya, selamat untuk Thailand. Semoga mereka beruntung di final," pungkas Weiss.
Adapun Thailand akan menghadapi Vietnam di final Piala AFF U-23 2022. Pertandingan dijadwalkan berlangsung Sabtu (26/2).
Terpopuler
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
-
6 Tips Agar Perjalanan Mudik Lebih Nyaman saat Naik Pesawat
-
Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
Terkini
-
Kapan Piala Super Eropa 2025? PSG Bidik Trofi Pertama, Tottenham Siap Bikin Kejutan
-
Pemain Keturunan Indonesia Debut Bersama Ajax, Legenda Belanda Ini Dongkol
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Demi Uang Rp1 Triliun, Darwin Nunez Hijrah ke Arab Saudi
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan