bolatimes.com - Pelatih Malaysia, Brad Maloney, telah mencoret pemain Amerika Serikat, Wan Kuzri, menelang persiapan Piala AFF U-23 2022. Sebagai gantinya, ia memanggil empat pemain baru.
Brad Maloney dicoret dari skuad Malaysia karena sang pemain tak datang ke Kuala Lumpur. Sebab, ia dikabarkan mengalami masalah pribadi.
"Saya sudah berkomunikasi dengan Wan Kuzri pagi ini dan kami tidak akan membawanya kali ini. Dia pemain berkualitas, tapi sekarang ada peluang buat pemain lain," ucap Maloney.
Setelah mencoret Wan Kuzri dari skuad Harimau Malaya muda, kini pelatih Australia tersebut memanggil empat pemain baru ke dalam tim.
Hal itu diketahui dari unggahan akun Instagram FAM pada Rabu (9/2/2022). Empat pemain yang dipanggil itu sebelumnya sempat beraksi di Kualifikasi Piala Asia U-23 2022 di Mongolia, Oktober 2021 lalu.
"Empat pemain tersebut yaitu kiper, Sikh Izhan Nazrel Sikh Azman. Dan tiga bek, Ahmad Zikri Mohd Khalili, Muhammad Azrin Afiq Rusmini dan Harith Haiqal Adam Afkar," tulis FAM.
Dalam laporan tersebut, Malaysia disebut akan berangkat ke Kamboja untuk Piala AFF U-23 2022 pada Jumat (11/2/2022) mendatang.
Malaysia tergabung di Grup B Piala AFF U-23 2022 bersama timnas Indonesia, Laos, dan Myanmar. Turnamen pemain muda ASEAN ini akan dimulai pada 14 Februari hingga 26 Februari 2022.
Terpopuler
-
Penyelamatan Gemilang Maarten Paes Raih Pujian dari Ajax Amsterdam
-
Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
Terkini
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
-
Mengintip Kekuatan Skuat Timor Leste Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Kapan Piala Super Eropa 2025? PSG Bidik Trofi Pertama, Tottenham Siap Bikin Kejutan
-
Pemain Keturunan Indonesia Debut Bersama Ajax, Legenda Belanda Ini Dongkol
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert