Irwan Febri Rialdi
Pemain depan Bayern Munich asal Polandia, Robert Lewandowski melambai di atas panggung setelah dianugerahi penghargaan Striker of the Year pada upacara penghargaan Ballon d'Or France Football 2021 di Theater du Chatelet di Paris pada 29 November 2021. (FRANCK FIFE / AFP).

Bolatimes.com - Malam puncak pengumuman penghargaan Ballon d'Or 2021 sudah dilakukan di Theatre du Chatelet, Paris, Prancis, Selasa (30/11/2021).

Adalah Lionel Messi yang keluar sebagai peraih penghargaan individu bergengsi dari majalah olahraga ternama Prancis, France Football, tersebut.

Dengan begini, Messi sudah mengumpulkan 7 trofi Ballon d'Or dan menjadikannya sebagai pemain dengan pengoleksi gelar Ballon d'Or terbanyak dalam sejarah.

Selain Ballon d'Or, ada pula pemain terbaik UEFA sebagai penghargaan individu lain yang tak kalah prestisius. Ada beberapa pemain yang menerima penghargaan pemain terbaik UEFA, namun gagal meraih gelar Ballon d'Or.

1. Franck Ribery

Frank Ribery berselebrasi usai menjebol gawang AC Milan. (Tiziana Fabi/AFP).

Pada masa kejayaannya bersama Bayern Munchen, Ribery pernah diganjar dengan penghargaan pemain terbaik UEFA pada musim 2012/13.

Ribery sukses membawa Bayern meraih treble winner di musim tersebut dan mencetak 11 gol serta 23 assist dari 43 laga.

Meski punya statistik dan prestasi mentereng musim itu, Ribery hanya duduk di posisi ketiga peraih Ballon d'Or 2013. Dia dikalahkan Cristiano Ronaldo yang musim itu tak meraih satupun trofi.

2. Anders Iniesta

Andres Iniesta saat bela Barcelona pada tahun 2009 (Lluis Gene/AFP)

Satu musim sebelum Ribery, Iniesta juga mengalami hal serupa. Iniesta meraih gelar pemain terbaik UEFA di akhir musim 2011/12 usai membawa Spanyol juara Piala Eropa dan Bercelona meraih Copa del Rey.

Namun, Iniesta gagal meraih gelar Ballon d'Or 2012 setelah kalah dari Lionel Messi dan Ronaldo yang ada di posisi kedua.

3. Virgil van Dijk

Virgil van Dijk dan Dejan Lovren saat berhadapan dengan Brighton and Hove Albion di Anfield pada 13 Mei 2018 (Paul Ellis/AFP)

Bek tangguh dari Belanda ini menjalani musim gemilang dengan Liverpool di musim 2018/19 dengan mempersembahkan trofi Liga Champions. Dia pun diganjar sebagai pemain terbaik UEFA.

Namun dalam perebutan Ballon d'Or 2018, Van Dijk kalah dari Messi yang keluar sebagai pemenang. Van Dijk kalah tipis dalam perolehan suara dengan La Pulga.

4. Robert Lewandowski

Pemain depan Bayern Munich asal Polandia, Robert Lewandowski melambai di atas panggung setelah dianugerahi penghargaan Striker of the Year pada upacara penghargaan Ballon d'Or France Football 2021 di Theater du Chatelet di Paris pada 29 November 2021. (FRANCK FIFE / AFP).

Dua musim terakhir ini begitu menyesakkan buat Lewandowski dan para penggemarnya, penyerang asal Polandia itu tampil sangat impresif dan digadang-gadang layak mendapat Ballon d'Or.

Sayangnya ketika dia meraih predikat pemain terbaik UEFA di tahun 2020, penghargaan Ballon d'Or ditiadakan karena pandemi.

Kemudian saat Ballon d'Or kembali diadakan di tahun ini, Lewandowski kalah dari Messi. Banyak yang beranggapan bahwa Lewandowski lebih layak menjadi pemenangnya.

5. Jorginho

Jorginho bersama Timnas Italia di Euro 2020. (Carl Recine/AFP)

Peraih gelar pemain terbaik UEFA paling anyar, Jorginho, juga merasakan hal serupa. Dia gagal meraih gelar Ballon d'Or tahun ini.

Meski membawa Chelsea juara Liga Champions, Piala Super UEFA, dan menjuarai Piala Eropa bersama Italia, Jorginho hanya duduk di posisi ketiga nominasi Ballon d'Or 2021.

Kontributor: Aditia Rizki Nugraha
Load More