Bolatimes.com - Pelatih Timnas Portugasl Fernando Santos belum puas dengan hasil pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa, meski anah buahnya menang atas Azerbaijan.
Pada pertandingan yang digelar Selasa (8/9/2021) malam tersebut, Portugal menaklukkan Azerbaijan dengan skor 3-0.
Namun menurut Fernando Santos hasil ini semestinya dapat lebih baik. Kata dia, Portugal seharusnya bisa menang telak.
"Kami tahu ini akan menjadi laga yang menguji kesabaran, melawan tim yang bisa bertahan dengan baik," kata Santos selepas laga seperti dikutip dari laman resmi federasi sepak bola Portugal, FPF.
"Bila kami bisa mencetak gol lebih cepat, kami bisa memaksa mereka berubah. Hal itu baru terjadi setelah kedudukan 2-0," sambungnya.
Pada pertandingan tersebut, Portugal bermain tanpa Cristiano Rinaldol. Kemenangan tim berjuluk Selecao das Quinas tersebut dibuka lewat gol Bernardo Silva pada menit ke-26.
Gol itu yang segera digandakan oleh Andre Silva lima menit kemudian. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Portugal yang tampil begitu dominan melengkapi kemenangan jadi 3-0 melalui gol Diogo Jota pada menit ke-75.
"Kami tampil bagus, dengan keseimbangan hampir di sepanjang laga, selalu memburu gol baik dari tengah maupun kedua sisi sayap," katanya.
"Ini hasil yang minim dari apa yang kami tampilkan sepanjang laga. Hasil logis seharusnya 4-0 atau 5-0," tutup Santos.
Statistik laman resmi UEFA mencatat selain mendominasi 67 persen penguasaan bola sepanjang laga, Portugal juga melepaskan tak kurang dari 22 percobaan tembakan yang tujuh di antaranya menemui sasaran.
Hasil itu membuat Portugal mengambil alih posisi puncak klasemen Grup A kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa dengan raihan 13 poin. Pada 12 Oktober, Portugal akan menjamu Luksemburg di Stadion Algarve, Almancil.
(Antara)
Berita Terkait
-
Pecah Ban Diduga Jadi Penyebab Diogo Jota Tewas Akibat Kecelakaan Maut
-
Cara Sopan Cristiano Ronaldo Tolak Penggemar yang Mau Ajak Selfie
-
Maverick Vinales Hanya Bisa Ambil Pelajaran Positif dari Insiden di Balapan MotoGP Portugal 2024
-
Gagal Finis di Portugal, Bagnaia Langsung Alihkan Fokus ke MotoGP Amerika Serikat
-
5 Fakta Mengejutkan Sprint MotoGP Portugal 2024: Francesco Bagnaia Lagi Apes, Dasar Marc Marquez
-
Marco Bezzecchi Menumbuhkan Kepercayaan Diri Jelang Balapan MotoGP Portugal 2024
-
5 Negara Kandidat Kuat Juara Euro 2024, No 4 Ingin Ukir Sejarah
-
Prediksi Euro 2024: 5 Pertandingan Babak Grup Patut Disaksikan, Satu di Antaranya Spanyol vs Italia
-
Euro 2024 Pengabdian Terakhir Cristiano Ronaldo untuk Timnas Portugal, CR7 Lupakan Rekor 1.000 Gol Meksi Dibayangi Messi
-
Cristiano Ronaldo Gacor, Data Fakta Portugal 100 Persen Kemenangan di OTW Euro 2024, jumlah Gol Bikin Geleng-Geleng
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang