Husna Rahmayunita
Laga Brasil vs Argentina dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 mendadak dihentikan. (NELSON ALMEIDA / AFP)

Bolatimes.com - Insiden dibatalkannya laga Brasil vs Argentina saat Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona CONMEBOL masih menjadi perbincangan hangat.

Keputusan tersebut dikaitkan dengan dugaan pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan oleh empat pemain Argentina. Anak presiden turut mengomentari insiden ini.

Ialah putra Presiden Brasil sekaligus politikus Flavio Bolsonaro. Flavio pasang badan untuk negaranya dan menyalahkan Argentina.

Baca Juga:
Profil Danny Guthrie, Eks Liverpool dan Mitra Kukar yang Kini Bangkrut

Ia menyebut Argentina telah melakukan tindakan curang dengan memasukkan empat pemain tanpa karantina.

"Argentina telah memainkan trik. Mereka tahu mereka melanggar hukum Brasil, mencegah Anvisa memperhatikan mereka dan secara paksa memasukkan 4 pemian dari Inggris," tulis Flavio lewat cuitan di akun Twitter pribadinya, Senin (6/9/2021).

Buntut atas kekecewannya itu, ia meminta agar Timnas Argentina diproses.

Baca Juga:
Terungkap, Juventus Sempat Coba Bajak Jorginho dari Chelsea

"Petugas harus menyelidiki siapa yang mengambil tindakan sebelum pertandingan dan Argentina harus dihukum berat," tandasnya.

Pemain Brasil Neymar (kiri) dan pemain Argentina Lionel Messi berbicara sebelum pertandingan sepak bola kualifikasi Amerika Selatan mereka untuk Piala Dunia 2022 di Neo Quimica Arena, juga dikenal sebagai Corinthians Arena, di Sao Paulo, Brasil, pada 5 September 2021. (AFP/Nelson Almaida)

Sebelumnya, Badan Pengawasan Kesehatan Nasional Brasil (Anvisa) menghentikan pertandingan Brasil vs Argentina di Neo Quimica Arena, Senin (6/9/2021) dini hari WIB.

Sky Sports melaporkan pertandingan Brasil vs Argentina dihentikan Anvisa karena sejumlah pilar Argentina kedapatan menyalahi aturan yang berhubungan dengan protokol Covid-19.

Baca Juga:
Kisah Atlet Berkuda Didepak dan Dicap Sebagai Pengkhianat Negara

Dalam sebuah pernyataan resmi, Anvisa menyatakan empat pemain Argentina yakni Emiliano Buandia, Emilio Martinez, Cristian Romero, dan Giovani Lo Celso, memberikan keterangan palsu untuk bisa membela Tim Tango. 

Pemerintah Brasil sendiri sudah mewanti-wanti jika ada pendatang dari Inggris, mesti menjalani karantina 14 hari. Empat pemain Argentina tersebut memang bermain di Premier League.

Anvisa meminta minta keempatnya melakukan karantina mandiri sesuai aturan pemerintah Brasil. Sementara, CONMEBOL telah bersurat ke FIFA terkait tertundanya laga Brasil vs Argentina.

Baca Juga:
Tangisan di Depan Presiden Berbuah Hasil, Barcelona Pertahankan Umtiti

Load More