hitekno.com - Mantan pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla, memperkuat Real Madrid Layendas saat mengalahkan Barcelona Legends dala, laga amal pada Selasa (20/7/2021) di Tel Aviv.
Sebagaimana diketahui, eks pelatih Timnas Indonesia Luis Milla memang pernah bermain di LaLiga Spanyol. Dia juga sempat berseragam Barcelona dan Real Madrid.
Nah, di laga amal bertajuk 'Peace Clasico' ini Luis Milla lebih memilih untuk membela Real Madrid. Dia bermain bersama legenda Los Blacos lainnya seperti Roberto Carlos, dan Luis Figo.
Di sisi lain, Barcelona juga diperkuat nama-nama tenar seperti Ronaldinho, Rivaldo, Deco, hingga Ronald de Boer.
Dalam laga itu, Real Madrid awalnya tertinggal lebih dulu lewat gol Ronaldinho dari titik putih. Real Madrid mampu menyamakan kedudukan melalui tendangan Munitis pada menit ke-42
Selang dua menit, Real Madrid berhasil unggul. Alfonso Perez kali ini berhasil menjebol gawang Barcelona yang membuat Los Blancos comeback 2-1.
Kemudian, pertandingan semakin menarik ketika Barcelona mencetak gol penyeimbang dari tendangan Jofre Matue. Mendapatkan umpan dari Rivaldo, Mateu membuat skor jadi 2-2.
Real Madrid akhirnya berhasil memenangkan pertandingan berkat gol Ruben de la Red pada menit ke-70. Drama lima gol itu menjadi tontonan menarik dan Real Madrid menang 3-2 atas Barcelona.
Terpopuler
-
Penyelamatan Gemilang Maarten Paes Raih Pujian dari Ajax Amsterdam
-
Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
Terkini
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
-
Mengintip Kekuatan Skuat Timor Leste Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Kapan Piala Super Eropa 2025? PSG Bidik Trofi Pertama, Tottenham Siap Bikin Kejutan
-
Pemain Keturunan Indonesia Debut Bersama Ajax, Legenda Belanda Ini Dongkol
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert