bolatimes.com - Klub Liga Primer Inggris, Sheffield United, mengatakan bahwa mereka telah mencutikan sejumlah pegawai tetap mereka. Kendati demikian, gaji mereka tetap dibayar penuh selama cuti paksa tersebut.
Para pegawai yang terkena aturan itu adalah mereka yang tak bisa mengerjakan tugas mereka karena penghentian akibat wabah virus corona.
Di tengah ramainya klub-klub Liga Inggris yang memotong gaji karyawannya, Sheffield yang hanya sebagai klub 'semenjana' itu menegaskan tidak akan pernah menggunakan uang rakyat di bawah skema retensi kerja pemerintah Inggris dalam mendanai langkah mencutikan karyawan tersebut.
"Klub Sepak Bola Sheffield United telah memberi tahu stafnya mengenai keputusan cuti sejumlah pegawai yang tidak bisa mengerjakan tugas sehari-harinya untuk saat ini," kata klub ini seperti dikutip AFP.
"Klub memastikan bahwa pegawai tetap dan kontrak akan tetap digaji penuh, sekalipun ditantang menghadapi dampak Covid-19."
The Blades yang sedang memburu tempat Liga Champions sebelum virus corona menghentikan kalender sepak bola sebulan lalu, tidak mau menggunakan skema retensi kerja dari pemerintah Inggris.
Terpopuler
-
Penyelamatan Gemilang Maarten Paes Raih Pujian dari Ajax Amsterdam
-
Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
Terkini
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
-
Mengintip Kekuatan Skuat Timor Leste Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Kapan Piala Super Eropa 2025? PSG Bidik Trofi Pertama, Tottenham Siap Bikin Kejutan
-
Pemain Keturunan Indonesia Debut Bersama Ajax, Legenda Belanda Ini Dongkol
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert