bolatimes.com - Kabar duka kembali datang dari dunia sepak bola. Mantan presiden Olympique Marseille, Pape Diouf, meninggal dunia pada Selasa (31/3/2020) setelah terpapar virus corona.
Pape Diouf sebelumnya dirawat di rumah sakit di Dakar, Senegal, yang merupakan negera kelahirannya. Ia sempat akan dibawa ke Prancis untuk perawatan lebih lanjut, tetapi takdir telah berkata lain.
Kabar kepergian Pape Diouf turut dikonfirmasi oleh Marseille melalui Instagram resmi klub. Klub asal Prancis ini memastikan akan selalu mengenang jasa almarhum.
"Olympique Marseille sangat sedih dengan kabar meninggalnya Pape Diouf. Anda akan selamanya ada di hati kami sebagai salah satu orang yang berjasa besar dalam sejarah klub," tulis Marseille.
"Kami turut berbelasungkawa untuk keluarga dan orang yang dicintainya," imbuhnya.
Pape Diouf menjabat sebagai Presiden Marseille pada 2005-2009. Ia menjadi pria berkulit hitam pertama yang mampu menjadi presiden di salah satu klub elite Eropa.
Selain menjadi presiden klub, Pape Diouf dulunya seorang jurnalis dan agen pemain. Ia tercatat pernah mewakili pemain-pemain top seperti William Gallas, Samir Nasri, dan Didier Drogba.
Terpopuler
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
-
6 Tips Agar Perjalanan Mudik Lebih Nyaman saat Naik Pesawat
-
Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
Terkini
-
Kapan Piala Super Eropa 2025? PSG Bidik Trofi Pertama, Tottenham Siap Bikin Kejutan
-
Pemain Keturunan Indonesia Debut Bersama Ajax, Legenda Belanda Ini Dongkol
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Demi Uang Rp1 Triliun, Darwin Nunez Hijrah ke Arab Saudi
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan