bolatimes.com - Mantan striker Timnas Jerman di Piala Dunia 2014, Lukas Podolski, dilaporkan ingin berseragam klub jawara Liga Super Malaysia 2019, Johor Darul Ta'zim (JDT).
Kabar tersebut diungkap sendiri oleh bos JDT, Tunku Mahkota Ismail Ibni Sultan Ibrahim. Ia mengaku akan bertemu Lukas Podolski untuk membicarakan kemungkinan transfer tersebut.
"Ya, Podolski menghubungi saya dan menyatakan minatnya untuk bergabung JDT. Dia akan datang ke sini [Johor Bahru] untuk proses perbincangan," kata Tunku Ismail, dilansir dari Semuanya Bola.
"Tetapi kita tidak boleh buat keputusan lagi karena kuota pemain asing sudah penuh. Mungkin perbincangan ini juga menjurus ke kerjasama yang lain," tuturnya menambahkan.
Tunku Ismail pun sesumbar dengan nama besar JDT. Sebab, ia merasa tren telah berubah. Jika dulu JDT yang mencari pemain bagus, kini para pemain tersebut yang mencari JDT.
"Rezeki untuk JDT karena sebelumnya kami harus memburu pemain. Tetapi sekarang sudah berubah, karena pemain yang mencari kami untuk bergabung," tuturnya menutup.
Lukas Podolski bukan pemain sembarangan. Ia telah merasakan berbagai gelar bergengsi dunia, seperti Bundesliga Jerman, FA Cup, dan Piala Dunia.
Saat ini, pemain 34 tahun itu bermain untuk tim Jepang, Vissel Kobe. Ia telah mengemas 17 gol dan 12 assist dari 60 pertandingan.
Terpopuler
-
Penyelamatan Gemilang Maarten Paes Raih Pujian dari Ajax Amsterdam
-
Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
Terkini
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
-
Mengintip Kekuatan Skuat Timor Leste Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Kapan Piala Super Eropa 2025? PSG Bidik Trofi Pertama, Tottenham Siap Bikin Kejutan
-
Pemain Keturunan Indonesia Debut Bersama Ajax, Legenda Belanda Ini Dongkol
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert