bolatimes.com - Momen tak biasa tersaji pada pertandingan antara Red Star Belgrade vs Tottenham Hotspur pada lanjutan Grup B Liga Champions. Pada laga itu, penyerang Son Heung-min melakukan selebrasi yang tak umum dilakukan oleh pemain usai mencetak gol.
Laga Crvena Zvezda vs Tottenham Hotspur sendiri dihelat di Stadion Rajko Matic, Kamis (7/11/2019) dini hari WIB. Spurs yang bertindak sebagai tim tamu sukses menang telak dengan skor 4-0.
Empat gol Tottenham masing-masing diciptakan oleh Giovani Lo Celso, Son Heung-min (2 gol), serta Christian Erikson. Namun, Son yang sukses mencetak brace, tak melakukan selebrasi berlebihan pada dua golnya tersebut.
Menariknya, Son justru melakukan selebrasi seperti orang minta maaf dengan menempelkan kedua telapak tangannya di depan dada. Perayaan seperti itu ia lakukan saat mencetak gol pertama di menit ke-57.
Disinyalir, selebrasi Son ini merupakan wujud permintamaafannya pascainsiden di laga Tottenham kontra Everton di Liga Primer Inggris. Pemain asal Korea Selatan itu secara tidak sengaja menekel penggawa The Toffees, Andre Gomes yang berujung cedera mengerikan.
Seperti diketahui, akibat tekel Son, engkel kaki kanan mantan pemain Barcelona itu patah. Andre Gomes langsung ditarik keluar untuk mendapat perawatan dan digantikan oleh Dominic Calvert-Lewin.
Terpopuler
-
Penyelamatan Gemilang Maarten Paes Raih Pujian dari Ajax Amsterdam
-
Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
Terkini
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
-
Mengintip Kekuatan Skuat Timor Leste Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Kapan Piala Super Eropa 2025? PSG Bidik Trofi Pertama, Tottenham Siap Bikin Kejutan
-
Pemain Keturunan Indonesia Debut Bersama Ajax, Legenda Belanda Ini Dongkol
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert