hitekno.com - Tersingkirnya Bayern Munich dan Real Madrid dari pentas Liga Champions 2018/2019 menyisakan catatan menarik. Ya, ini menjadi yang pertama kali dalam satu dekade terakhir kedua tim tak tampil di semifinal Liga Champions.
Menurut laporan Independent, terakhir kali semifinal Liga Champions tak ada dua raksasa Eropa tersebut adalah musim 2008/2009. Kala itu, Barcelona yang menjadi juara usai mengalahkan Manchester United dengan skor 2-0.
Sementara dua semifinalis lainnya diisi oleh Arsenal dan Chelsea. Kemudian Bayern Munich dan Real Madrid selalu ada pada fase tersebut sejak musim 2011.
Seperti diketahui, El Real lebih dulu tersingkir setelah dipecundangi Ajax Amsterdam dengan skor 1-4 di depan publik sendiri, Santiago Bernabue pada leg kedua babak 16 besar pekan lalu. Hasil tersebut sekaligus meruntuhkah titel juara bertahan Liga Champions tiga kali berturut-turut.
Gayung bersambut, kini giliran Die Roten yang masuk ke lubang yang sama. Robert Lewandowski dan kolega harus menyerah 1-3 dari tamunya Liverpool dalam leg kedua babak 16 besar di Allianz Arena, Kamis (14/3/2019) dini hari WIB.
Terjungkalnya Bayern Munich semalam juga menjadi tanda memburuknya Bundesliga. Karena untuk pertama kalinya dalam 13 tahun terakhir tak ada klub dari kompetisi Jerman yang lolos ke perempat final.
Tag
Terpopuler
-
Penyelamatan Gemilang Maarten Paes Raih Pujian dari Ajax Amsterdam
-
Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
Terkini
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
-
Mengintip Kekuatan Skuat Timor Leste Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Kapan Piala Super Eropa 2025? PSG Bidik Trofi Pertama, Tottenham Siap Bikin Kejutan
-
Pemain Keturunan Indonesia Debut Bersama Ajax, Legenda Belanda Ini Dongkol
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert