bolatimes.com - Mantan pemain bertahan Juventus, Medhi Benatia, akhirnya buka suara terkait keputusan dirinya hijrah ke klub Qatar, Al Duhail. Padahal, ia sebenarnya juga diminati oleh Manchester United.
Benatia ternyata memiliki alasan tersendiri untuk melewatkan klub sebesar Manchester United. Ia akhirnya lebih memilih Qatar demi agama yang dirinya anut, yakni Islam.
Ya, ia memutuskan berkarier di Qatar karena ingin membesarkan keluarganya di sebuah negara yang penduduknya mayoritas Muslim.
"Saya menghadapi kritik setelah pindah ke Doha, tapi saya ingin semua orang menghormati keputusan saya karena itu yang terbaik bagi saya dan keluarga. Saya ingin anak-anak saya tumbuh dalam suasana islami," kata Benatia di laman resmi Al Duhail.
Selain itu, Benatia menjelaskan mengapa lebih memilih Al Duhail daripada klub Qatar lainnya. Ia menerangkan bahwa di klub tersebut banyak pemain Timnas Maroko, sehingga akan memudahkan dirinya untuk adaptasi permainan.
"Saya bisa pergi ke klub di UEA atau Arab Saudi, tapi lebih suka bersama Al Duhail karena ada banyak pemain Maroko dari tim nasional yang bermain di klub-klub teluk (Arab)," tambahnya.
Benatia sendiri sudah melakoni debut bersama Al Duhail di Qatar Stars League (QSL) musim 2018/2019. Namun, ia menelan kekalahan tipis 0-1 dari Al-Gharafa, klub yang dibela Andri Syahputra.
Terpopuler
-
Penyelamatan Gemilang Maarten Paes Raih Pujian dari Ajax Amsterdam
-
Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
Terkini
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
-
Mengintip Kekuatan Skuat Timor Leste Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Kapan Piala Super Eropa 2025? PSG Bidik Trofi Pertama, Tottenham Siap Bikin Kejutan
-
Pemain Keturunan Indonesia Debut Bersama Ajax, Legenda Belanda Ini Dongkol
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert