hitekno.com - Timnas Argentina mendapat hasil yang mengecwakan ketika tampil di Piala Dunia 2018. Meski demikian, Jorge Sampaoli yang menangani skuat Albiceleste menilai kegagalan itu sebagai pembelajaran bagi kariernya ke depan.
Argentina datang ke Piala Dunia 2018 sebagai salah satu kandidat juara, mengingat mereka adalah finalis Piala Dunia 2014. Namun, faktanya berputar 180 derajat. Skuat Albiceleste bersama nakhoda Jorge Sampaoli justru tampil tertatih-tatih sebelum akhirnya disingkirkan oleh Prancis dengan skor 4-3 di babak 16 besar.
Kegagalan tersebut membuat pelatih Jorge Sampaoli menjadi kambing hitam. Ia mendapat kritikan dari berbagai pihak karena dinilai tak mampu meracik tim dengan baik meski telah memiliki pemain bintang seperti Lionel Messi dan Sergio Aguero.
Walau demikian, Jorge Sampaoli menilai kegagalan Argentina di Piala Dunia 2018 tak perlu disesali lebih jauh lagi. Ia lebih memilih memetik pelajaran dari sana untuk bekal karier kepalatihannya ke depan.
''Saya yakin bahwa kami semua, termasuk saya sendiri, sudah terlihat jelas kontribusnya untuk timnas. Saya bekerja dengan hati dan hasrat, tapi memang itu tidak cukup. Saya pikir tidak perlu mengkritik diri sendiri terlalu keras. Saya belajar banyak untuk modal ke depannya,'' kata Jorge Sampaoli seperti dikutip dari Marca.
''Kritik itu sama besarnya seperti ekspektasi. Saya didukung penuh 95 persen orang-orang Argentina, berpikir bahwa Jorge Sampaoli bisa memenuhi hasrat Argentina menjuarai Piala Dunia dengan para pemain terbaik di lapangan. Kritik datang ketika hasilnya tidak memuaskan. Tapi saya tidak dendam dengan siapapun,'' tuturnya menutup.
Selepas kegagalan di Piala Dunia 2018, Argentina terus berbenah dengan melakukan eksperimen seperti mengistirahatkan Lionel Messi salah satunya. Argentina juga belum mengumumkan pelatih anyar. Saat ini skuat Albiceleste masih ditangani oleh pelatih interim Lionel Scaloni.
Terpopuler
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
Terkini
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
-
Mengintip Kekuatan Skuat Timor Leste Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Kapan Piala Super Eropa 2025? PSG Bidik Trofi Pertama, Tottenham Siap Bikin Kejutan
-
Pemain Keturunan Indonesia Debut Bersama Ajax, Legenda Belanda Ini Dongkol
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert