Bolatimes.com - Jelang laga UEFA Nations League, bek Timnas Spanyol, Sergio Ramos mengaku tidak khawatir akan mendapatkan perlakuan yang tidak mengenakkan dari pendukung Inggris. Mengingat insiden yang terjadi dengan Mohamed Salah di final Liga Champions.
Seperti yang diketahui, Sergio Ramos mendapat hujatan dari pendukung Liverpool saat dirinya dinilai sengaja menjatuhkan Mohamed Salah hingga mengalami cedera bahu yang cukup parah dan ditarik keluar pada saat itu.
Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp pun menilai tindakan dari Ramos itu seperti seorang pegulat yang mengapit tangan Salah dan kemudian menjatuhkannya.
Terlebih lagi The Reds mengalami kekalahan pada laga tersebut, sehingga membuat pendukung Liverpool semakin marah kepada Ramos yang telah membuat Salah cedera dan ditarik keluar.
Kini jelang laga UEFA Nations League yang akan dihelat di Stadion Wembley yang mempertemukan Inggris dengan Spanyol pada Minggu (9/92018), dikhawatirkan pendukung Inggris akan kembali menghujat Sergio Ramos.
Namun sang pemain sendiri mengaku tak terlalu memikirkan hal itu, Ramos yakin pendukung Inggris akan memperlakukan pemain sebagaimana layaknya. Kapten Real Madrid ini juga menegaskan bahwa ia tidak pernah sedikit pun untuk melukai lawannya dalam pertandingan.
''Saya tidak terlalu khawatir tentang itu. Saya tidak pernah ingin melukai lawan di lapangan, tentu saja, jadi hati nurani saya sangat jelas tentang apa yang saya lakukan malam itu. Saya tidak akan terpengaruh sama sekali. Saya tahu pendukung Inggris akan memperlakukan pemain sebagaimana layaknya dan saya tidak khawatir sedikitpun,'' tutur Sergio Ramos seperti yang dikutip dari The Telegraph.
Sergio Ramos lebih mengkhawatirkan performa Timnas Spanyol yang menurun beberapa tahun terakhir. Performa yang menurun itu membuat skuat La Furia Roja turun dalam peringkat FIFA. Ramos pun berharap Spanyol bisa bangkit dan kembali bermain apik.
''Dalam peringkat FIFA kami telah turun beberapa posisi. Tujuan utama kami adalah untuk bangkit dan mendapatkan kembali filosofi kemenangan ini,'' ucap Ramos.
''Kami harus mendorong bersama dan melakukan yang terbaik untuk mendapatkan kembali antusiasme ini untuk sepakbola kami yang membuat orang jatuh cinta dengan cara bermainnya. Kami telah mengubah cara kami bermain sedikit tetapi ini adalah generasi pemain yang berbeda,'' sambungngnya menutup.
Berita Terkait
-
Grimsby Town Tantang Manchester United, Mimpi atau Bencana?
-
Skandal Pesta Liar, Jawaban Lamine Yamal Singkat Jelas Padat: Nikmatnya Hidup!
-
Debut Apes Eks Liverpool Andy Carroll di Klub Kasta Keenam: Dibantai 1-5
-
Here We Go! Legenda Liverpool Steven Gerrard Sandang Status Baru
-
Legenda Real Madrid Raul Jadi Kandidat Kuat Pelatih Spanyol U-21
-
Prediksi Superkomputer: Man United Bakal Sial di Pekan Awal Liga Inggris 2025/2026
-
Klub Elkan Baggott dan 4 Tim Paling Paling Buruk di Liga Inggris
-
Inggris Disikat Senegal 1-3, Thomas Tuchel Dicemooh Suporter
-
Fabio Quartararo Tak Ingin Kendorkan Semangat di MotoGP Jerez
-
Jadwal MotoGP Spanyol 2024, Diggia dan Bezzecchi Mengaku Optimistis
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang