Bolatimes.com - Meksiko telah tersingkir dari Piala Dunia 2018. Mereka dipaksa menyerah 0-2 kala menghadapi Brasil di Samara Arena, Senin (2/7/2018). Gol-gol skuat Selecao dilesatkan oleh Neymar dan Roberto Firmino.
Hasil tersebut memaksa langkah skuat Los Tricolores terhenti di babak 16 besar Piala Dunia 2018.
Kendati demikian, pertandingan antara Brasil kontra Meksiko menyajikan sebuah penampilan heroik dari kiper mereka, Guillermo Ochoa.
Pada laga itu, Ochoa sibuk menghalau serangan Neymar Cs. Usai laga tersebut Ochoa mencatatkan aksi penyelamatan di Piala Dunia 2018 menjadi 25, sekaligus yang paling banyak dari seluruh kiper lainnya.
Meski begitu, ada sisi lain dari kiper 32 tahun itu yang menarik untuk diketahui. Melansir dari berbagai sumber, berikut Bolatimes.com menyajikan.
1. Sempat merasakan aroma kompetisi di La Liga Spanyol
Ochoa pernah bermain untuk Malaga di La Liga Spanyol selama tiga musim, terhitung sejak 2014 hingga 2016. Debutnya dimulai ketika Malaga menahan imbang 1-1 kontra Deportivo de La Coruna di ajang Copa Del Rey.
Sayangnya ia gagal bersinar, Ochoa jarang mendapatkan kesempatan bermain, ia kalah bersaing dengan kiper lainnya, Carlos Kameni.
Bahkan, karena minim kepercayaan, Ochoa sempat dipinjamkan ke Granada sebelum akhirnya kini bermain untuk Standard Liege.
2. Pernah terlibat skandal doping
Pada Piala CONCACAF 2011, Ochoa bersama empat rekan timnas Meksiko disebut positif menggunakan zat terlarang, clenbuterol. hal itu membuat mereka dikeluarkan dari tim.
Namun, kemudian ia dibebaskan oleh Federasi Sepak Bola Meksiko. Mereka dinilai tak sengaja mengonsumsi clenbuterol yang terkandung dalam daging.
Ochoa dkk benar-benar bersih dari tuduhan doping setelah Badan Anti Doping Dunia (WADA) mengajukan banding ke Pangadilan Arbitrasi Olahraga untuk meminta pelarangan.
3. Kencani wanita ternama
Ochoa memiliki hubungan asmara yang berliku. Pada 2006 ia sempat berkencan dengan artis sekaligus penyanyi Meksiko, Dulce Maria. tetapi mereka berpisah setahun kemudian.
Kini, Ochoa telah resmi mempersunting model Meksiko, Karla Mora. Pernikahan mereka berlangsung pada 8 Juli 2017 dan telah dianugrahi buah hati yang diberi nama Andres Guardado.
Saat ini Meksiko telah tersingkir dari Piala Dunia 2018. Pecinta sepak bola tak lagi disajikan aksi-aksi penyelamatan ciamik dari kiper berambut keriting itu.
Untuk Piala Dunia 2022, masih ada kemungkinan bagi Ochoa untuk tampil kembali. Namun, jangan harap kemampuannya akan tetap sama. Pasalnya ketika 2022 nanti usia Ochoa tak lagi produktif, yakni 36 tahun.
Berita Terkait
-
Chelsea Juara Dunia, Bonus Rp249 Miliar Mengalir ke Keluarga Jota
-
Timnas Indonesia U-17 Siap Uji Nyali di Medan! Nova Arianto: Kami Sangat Butuh
-
Bocor! Pemain Keturunan Indonesia Rp31 M Bakal Dinaturalisasi Bareng Mauro Zijlstra
-
Otoritas Pajak AS Getok Chelsea Rp210 M Usai Juara Piala Dunia Antarklub
-
Pilih Jualan Parfum Dibanding Cari Klub Baru, Ini Duit yang Diraup Justin Hubner
-
Media Timur Tengah Remehkan Timnas Indonesia Segrup dengan Arab dan Irak
-
Harga Gila Tiket Paket VIP Piala Dunia 2026, Setara Mobil Matic!
-
Viral Donald Trump Kegep Ambil Medali Juara Piala Dunia Antarklub 2025
-
Enzo Maresca: Juara Piala Dunia Antarklub yang Gemar Catur
-
Magic Cole Palmer dan Kejeniusan Maresca Bikin PSG bak Tim Amatir
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang