bolatimes.com - Uruguay tampil luar biasa menghadapi Portugal di babak 16 Besar Piala Dunia 2018 Rusia.
Berlaga di Fisht Stadium, Minggu (1/7/2018) dini hari tadi Portugal yang menyandang gelar juara Euro 2016 silam diunggulkan mampu mengatasi perlawanan Luis Suarez dkk.
Nyatanya, Cristiano Ronaldo Cs justru keok dengan lesakan dua gol. Dua gol diborong oleh Edinson Cavani.
Penyerang Paris Saint Germain tersebut berhasil mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-7 dan 62. Meski sempat memberi perlawanan lewat gol yang dicetak Pepe di menit 55, namun penampilan solid yang diperagakan skuat asuhan Tabarez Silva urung mampu merubah keadaan. Pertandingan pun berakhir dengan skor 2-1.
Kemenangan ini telah menorehkan sejarah bagi Uruguay. Luis Suarez dkk telah mengulang sejarah 1954 silam dimana saat itu Uruguay mampu mengalahkan tim Eropa di tanah Eropa. Kala itu Uruguay berhasil menundukkan Inggris dengan skor 4-2.
Dengan menyingkirkan Portugal, Uruguay telah memastikan satu tiket menuju babak perempat final. Ini merupakan perempat final pertama yang berhasil diraih Uruguay semenjak kali terakhir pada Piala Dunia edisi 2010.
Kemenangan atas Portugal ini sekaligus mengulangi sukses yang pernah diraih pada 1930 silam, di mana saat itu Uruguay mampu memenangi 4 laga sekaligus di pentas Piala Dunia.
Terpopuler
-
Penyelamatan Gemilang Maarten Paes Raih Pujian dari Ajax Amsterdam
-
Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
Terkini
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
-
Mengintip Kekuatan Skuat Timor Leste Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Kapan Piala Super Eropa 2025? PSG Bidik Trofi Pertama, Tottenham Siap Bikin Kejutan
-
Pemain Keturunan Indonesia Debut Bersama Ajax, Legenda Belanda Ini Dongkol
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert