hitekno.com - Mantan pemain FC Barcelona dan tim nasional Spanyol Xavi Hernández menganggap bahwa pemecatan Julen Lopetegui merupakan keputusan yang terbaik bagi Federasi dan untuk Timnas Spanyol. Hal itu diungkapkannya setelah otoritas sepak bola Spanyol (RFEF) memecat Julen pasca-Real Madrid mengumumkan bahwa ia bakal menggantikan Zinedine Zidane menukangi skuat Los Blancos di musim depan.
"Apa yang dilakukan Julen Lopetegui merupakan tindakan yang tidak tepat dan tidak terduga dan karena itu keputusan dari RFEF merupakan sesuatu yang harus diambil dan tepat untuk kebaikan Federasi," kata pemain yang berpartisipasi dalam aksi dukungan penyandang cacat di Moskow seperti dilansir dari fcbarcelonasport.com.
Xavi menambahkan bahwa keputusan presiden Federasi Spanyol, Luis Rubiales memecat Lopetegui didasari dengan tekad dan tujuan yang baik untuk Federasi.
"Yang penting sekarang adalah bahwa hal itu tidak mempengaruhi langkah yang baik dari nasib Spanyol di Piala Dunia ini," ungkapnya.
Gelandang kharismatik ini berharap yang terbaik untuk pemilihan Fernando Hierro yang menjadi suksesor Lopetegui di Timnas Spanyol.
"Kami semua ingin Spanyol memenangkan Piala Dunia kali ini Semoga saja Hierro bisa memimpin tim dengan baik," katanya.
Terpopuler
-
Roberto Mancini Targetkan Dua Trofi Juara untuk Timnas Italia
-
Mengintip Kekuatan Skuat Timor Leste Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
Terkini
-
Kapan Piala Super Eropa 2025? PSG Bidik Trofi Pertama, Tottenham Siap Bikin Kejutan
-
Pemain Keturunan Indonesia Debut Bersama Ajax, Legenda Belanda Ini Dongkol
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Demi Uang Rp1 Triliun, Darwin Nunez Hijrah ke Arab Saudi
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan